Kucing adalah salah satu jenis hewan mamalia yang berkembang biak dengan cara melahirkan.

Bagi anda yang memiliki kucing peliharaan atau sedang membiakkan kucing, sangat penting untuk mengetahui kapan kucing akan melahirkan.

Selain penting untuk mengetahui waktu kucing anda akan melahirkan, penting juga untuk mengetahui cara membantu kucing melahirkan.

Lihat juga: Mengatasi Kucing Cacingan.

Cara Membantu Kucing Melahirkan

Pada umumnya, kucing akan melahirkan setelah mengandung selama 63-67 hari. Berikut ini 5 langkah untuk membantu kucing melahirkan.

1. Menjaga kehamilan kucing

5 Tips Cara Membantu Kucing Melahirkan

Sebelum melewati proses melahirkan, tentunya kucing akan melalui fase kehamilan kurang lebih dua bulan.

Setelah mengetahui tanda-tanda kehamilan yang telah disampaikan di atas, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan.

Pertama, bawalah kucing tersebut ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Dokter akan memastikan kehamilan si kucing dan memeriksa kesehatannya.

Perlu anda perhatikan, kucing yang memiliki kelebihan berat badan harus segera dibawa ke dokter hewan untuk mencegah risiko komplikasi.

Saat melakukan pemeriksaan dokter juga bisa mengira-ngira jumlah anakan yang nantinya akan lahir. Anda juga akan mendapat anjuran tentang bantuan persiapan persalinan kucing.

Selama fase kehamilan, penyesuaian pola makan kucing juga perlu diperhatikan. Sama seperti manusia, saat sedang hamil kucing memerlukan asupan makanan dan nutrisi yang tepat.

Jagalah kucing dengan diet yang wajar selama masa kehamilan. Ketika sedang hamil, rahim akan menekan perut sehingga berpengaruh terhadap pencernaan makanannya.

Karena itu saat mendekati masa hampir melahirkan, ganti makanannya menjadi makanan khusus anakan kucing yang kaya kalori supaya nutrisinya tetap terpenuhi.

Anda juga perlu mengetahui tanda-tanda komplikasi. Keadaan tidak normal yang mungkin dialami kucing selama kehamilan bisa dilihat dari air kencingnya.

Jika berwarna hijau kekuningan, bisa jadi terdapat infeksi pada rahim. Warna hijau terang menandakan terpisahnya plasenta dan berdarah ketika plasenta pecah.

Jika anda menemukan tanda-tanda demikian atau merasa kucing anda tidak sehat segera hubungi dokter.

2. Mengamati Gerak-gerik Kucing

5 Tips Cara Membantu Kucing Melahirkan

Biasanya, kucing akan menunjukkan perilaku atau gerak-gerik tertentu sebagai tanda waktu melahirkan akan segera tiba.

Salah satu perilakunya adalah tampak seperti sedang mencari kandang atau tempat yang nyaman untuk bersalin. Induk kucing akan mondar-mandir kesana kemari dan tampak gusar.

Tanda-tanda lain yang tampak pada kucing adalah nafsu makan yang menurun, banyak bulu yang rontok, mengalami muntah-muntah, suhu tubuh menurun, berisik, serta sering menjilati tubuhnya untuk membersihkan diri.

Termasuk membersihkan area kelamin sebagai persiapan melahirkan. Jika perilaku kucing kesayangan anda menunjukkan hal demikian, maka sudah saatnya anda menyiapkan diri untuk kelahiran anakannya.

3. Menyiapkan persalinan

5 Tips Cara Membantu Kucing Melahirkan

Salah satu hal yang penting dalam cara membantu kucing melahirkan adalah melakukan persiapan persalinan. Ada beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk menyiapkan persalinan si kucing.

Salah satunya adalah menyiapkan sarang atau tempat khusus yang nyaman untuk kucing. Kucing yang akan melahirkan membutuhkan kehangatan, ketenangan, dan keamanan. Carilah lokasi sarang yang tepat untuk memenuhi ketiga unsur tersebut.

Pastikan induk kucing memiliki akses yang baik ke tempat air minum dan makanan.

Sebaiknya tidak meletakkan tempat buang air terlalu dekat dengan sarang karena dapat meningkatkan risiko terserang penyakit. Untuk membuat sarang atau kandang, anda bisa menggunakan kardus besar.

Letakkan tatanan koran, handuk, dan kain halus. Jangan gunakan material yang memiliki aroma menyengat karena kucing sangat sensitif terhadap bau.

Sebelum persalinan, anda dianjurkan memotong ulu kucing terutama di sekitar puting. Tujuannya agar ketika sudah melahirkan, anakan kucing tidak kesulitan saat hendak menyusu.

Jika memotongnya terlalu susah, anda bisa menjepit bulu kucing menggunakan hairclip agar puting tidak tertutup oleh bulu.

Untuk persiapan anda yang akan membantu proses persalinan kucing, ada beberapa hal yang perlu dilakukan.

Pertama, anda perlu menyiapkan beberapa peralatan yang akan membantu jika terjadi keadaan darurat.

Misalnya kotak pengangkut yang mempermudah anda membawa induk kucing jika ternyata selama persalinan terdapat kejanggalan dan anda membutuhkan dokter untuk penanganannya.

Anda juga perlu menyiapkan handuk kering untuk membersihkan bayi kucing yang baru lahir.

Belilah susu bubuk dan botol susu untuk berjaga-jaga jika terdapat masalah dalam proses menyusui. Anda juga perlu memastikan memiliki nomer dokter hewan yang bisa dihubungi sewaktu-waktu pada kondisi darurat.

4. Membantu persalinan

5 Tips Cara Membantu Kucing Melahirkan

Bagian terpenting dalam cara membantu kucing melahirkan adalah pada saat proses persalinan. Saat persalinan, anda hanya perlu mengamati kucing dari jarak tertentu.

Biarkan induk kucing sendiri yang menangani persalinan. Biasanya, induk kucing akan terganggu jika anda terlalu dekat. Anda hanya perlu berjaga-jaga dan membantu bila si induk mengalami kesulitan.

Tanda-tanda persalinan kucing meliputi, berjalan terengah-engah, mendengkur dengan cukup keras, berhenti makan, muntah, suhu tubuh menurun sekitar 1-2 derajat.

Jika kucing anda kencing darah, itu bisa jadi menandakan adanya kejanggalan. Anda harus segera membawanya ke dokter.

Ketika induk kucing memulai persalinan, anda pantau dari tempat yang tidak mengganggu kucing. Masa melahirkan berkisar antara 12-24 jam.

Setelah bukaan pertama dan bukaan kedua, butuh waktu sekitar 30-60 menit untuk bayi kucing pertama lahir. Jarak kelahiran antar bayi biasanya sekitar 30-60 menit atau lebih.

Bila kucing duduk dan sudah mendorong lebih keras tanpa ada bayi yang keluar lebih dari satu jam, mungkin terjadi masalah. Segera hubungi dokter hewan untuk membantu kelahiran.

Jika tidak ada masalah dan semua bayi kucing sudah lahir, periksa plasentanya. Setiap bayi memiliki plasenta masing-masing yang harus dihilangkan setelah mereka lahir.

Jangan sampai ada placenta yang tertinggal karena bisa menyebabkan induk infeksi. Biasanya induk akan memakan plasenta tersebut.

Plasenta kaya hormon dan nutrisi yang diperlukan tubuh induk untuk pulih. Jangan menarik plasenta secara paksa karena bisa menyebabkan induk mati. Anda hanya perlu memastikan induk tidak memakan bayinya.

Pastikan induk membuang lendir dan membersihkan setiap bayi. Jika tidak dilakukan oleh induk, segera sobek membran di sekeliling kepala bayi dan pastikan bayi bernafas.

Kemudian basuh bayi kucing dengan handuk kering dan kembalikan ke sisi induknya.

Perlu anda ketahui, kucing yang hamil lebih dari 67 hari harus segera dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jika dalam beberapa hari kucing belum juga melahirkan, dokter akan menyarankan operasi cesar sebagai cara melahirkan kucing.

5. Pasca persalinan

5 Tips Cara Membantu Kucing Melahirkan

Bayi kucing yang baru lahir kondisinya buta dan tuli. Mereka akan mencari puting induk dengan cara mencium dan meraba.

Pastikan induk menyusui bayinya karena susu dari induk mengandung colostrum berharga yang berguna sebagai antibodi bayi.

Jika induk kucing mengabaikan bayinya, anda bisa memberikan susu bubuk dengan menggunakan botol khusus untuk menyusui bayi kucing.

Konsultasikan dengan dokter hewan kepercayaan anda untuk memantau kucing kesayangan anda sejak masa kehamilan hingga pasca melahirkan. Semoga informasi di atas bisa membantu anda.

Tags: cara bantu kucinh supaya cepet melahirkan, cara membantu kucing melahirkan, cara membantu kucing lahiran, membantu persalinan kucing, cara membantu kucing yg mau melahirkan, cara membantu kelahiran kucing, cara kucing melahirkan, cara buat tempat kucing melahirkan, cara bersalin kucing, apa yang harus dilakukan ketika kucing akan melahirkan