Rina Seorang pecinta kucing di indonesia

Cara Merawat Anak Kucing Persia

3 min read

Cara Merawat Anak Kucing Persia

Siapa yang tak tahu kucing Persia?

Hampir semua orang tahu jenis kucing yang satu ini. Berbeda dengan anak kucing anggora? anak kucing persia memiliki ciri khas mata yang lebih tajam dan detail.

Faktanya, kucing Persia termasuk kucing paling populer termasuk di Indonesia.

Jika kamu tertarik untuk memeliharanya, sebaiknya membeli anak kucing Persia.

Namun karena harganya yang mahal, perawatannya pun juga mahal. Itulah kenapa kamu harus tahu cara merawat anak kucing persia dengan baik dan benar.

Tips-tips Penting dalam Cara Merawat Anak Kucing Persia

Cara Merawat Anak Kucing Persia

 

Ingin punya kucing Persia tapi tidak tahu cara merawatnya?

Kami punya beberapa tips penting dalam merawat kucing Persia, khususnya anakan Persia.

Berikut beberapa tips yang harus kalian perhatikan sebelum memutuskan membelinya.

Lihat juga cara merawat kucing anggora

1. Jaga Kesehatan Induknya

Pertama, kalian harus memastikan bahwa kesehatan induk kucing Persia selalu dalam keadaan baik.

Kesehatan induk sangat berpengaruh pada kesehatan anaknya. Ini berlaku jika kamu membeli indukan dan anakan Persia sekaligus atau indukan Persiamu baru saja memiliki anak.

Hal ini karena anak kucing khususnya umur di bawah 3 bulan masih menyusu ke induknya.

Jadi, jika induknya sakit, anaknya juga kemungkinan besar akan ikut sakit. Itulah kenapa kamu harus memberi asupan makanan yang baik untuk si induk.

2. Beri Asupan Anak Kucing Persia

Setelah fokus ke induknya, kamu juga harus memperhatikan anak kucingnya langsung.

Hal pertama adalah masalah asupan yang diberikan. Ada 3 asupan penting yang harus dipenuhi yaitu susu, makanan dan juga air mineral.

3. Susu

Jika tidak memungkinkan untuk menyusui langsung ke induknya, anak kucing Persia bisa kamu berikan susu formula.

Namun di sini kamu harus berhati-hati karena pemberian susu formula bisa menyebabkan masalah pada pencernaan.

Yang paling umum terjadi adalah anak kucing menjadi mencret. Jadi, pastikan kamu hanya memberikan susu formula khusus anak kucing.

4. Makanan

Anakan kucing Persia khususnya umur satu hingga 3 bulan perlu diperhatikan lebih dalam hal makanan.

Perlu diketahui, makanan kucing dibagi dalam berbagai macam kategori seperti adult yaitu untuk kucing dewasa dan kitten untuk anak kucing.

Di sini, yang perlu kamu beli adakan makanan kucing kategori kitten.

5. Air

Anak kucing juga tetap harus diberi minum air meski kamu sudah memberikannya susu formula. Yang paling penting adalah kebersihan air dan juga tempatnya.

Selain itu, air tersebut juga harus bisa dijangkau anak kucing tersebut.

Satu lagi, kamu harus selalu mengganti airnya setiap hari agar anak kucing selalu minum air yang segar dan bersih.

6. Beri Tempat Tinggal

Makanan saja tidak cukup. Kamu juga harus memberikannya tempat tinggal yang nyaman dan baik. Tempat tinggal juga akan berpengaruh pada kesehatan anak kucing.

Intinya, pastikan tempat tinggal yang kamu berikan bersih dan selalu dijaga kebersihannya.

Lampu untuk penerangan juga diperlukan agar tidak terlalu gelap di malam hari. Satu lagi, jaga kucing Persiamu tetap hangat dengan selimut yang halus.

6. Beri Ruang Gerak

Kucing Persia yang masih kecil di umur 3 bulanan umumnya sangat aktif dan lincah. Ia membutuhkan ruang gerak yang cukup luas untuk bermain-main.

Jika ia tak mendapatkan tempat yang cukup untuk bermain, hal ini bisa membuatnya stress dan mengganggu kesehatannya.

Untuk itu, kamu harus pastikan jika ada ruang gerak yang cukup untuk anak kucing Persia kesayanganmu. Satu lagi, tempat tinggal dan ruang sekitarnya harus kering dan tidak lembab.

7. Beri Vaksin

Vaksin memang sangat penting. Bukan hanya untuk manusia saja, vaksin ternyata juga tak kalah penting untuk hewan peliharaan termasuk kucing.

Apalagi kucing Persia yang harganya mahal, maka pemberian vaksin bisa dibilang wajib agar kesehatannya tetap terjaga.

Vaksin diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak kucing sehingga tak mudah terserang penyakit.

Obat-obat lain juga mungkin perlu diberikan seperti obat cacing. Saat ini, ada banyak sekali vaksin dan obat kucing yang tersedia di pasaran.

Namun agar sesuai resep, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter hewan.

Jika pemberian vaksin dan obat dilakukan sesuai aturan yang benar, maka manfaatnya akan sangat bagus untuk kesehatan dan pertumbuhannya.

8. Beri Fasilitas Tambahan

Ada banyak fasilitas yang diperlukan oleh anak kucing Persia. Selain kandangan dan pangan, cara merawat anak kucing persia jenis ini juga memerlukan beberapa fasilitas pembantu.

Salah satunya adalah Little Tray/Box yang berfungsi sebagai tempat buang air besar bagi anak kucing. Untuk pasirnya, pastikan kamu menggunakan pasir khusus kucing dan bukan pasir di kebun.

Pasir khusus kucing banyak dijual di PetShop. Sebelum menaruh pasir di alat tersebut, gunakanlah koran sebagai alas. Little Tray ini juga harus diletakkan di tempat yang mudah dijangkau anak kucing kesayanganmu.

Satu lagi, kamu harus siap untuk membersihkannya dengan teratur jika tak mau ada penyakit yang menyerang anak kucingmu.

9. Beri Kasih Sayang

Ini yang sering dilupakan banyak pemilik kucing Persia. Mereka kebanyakan hanya fokus pada makanan anak kucing Persia serta kandang kucing.

Akan tetapi, ada hal lain yang tak kalah pentingnya yaitu kasih sayang. Jika ada induknya, mungkin anakan Persia sudah mendapatkan kasih sayang yang layak.

Bagaimana jika tidak ada induknya? Tentu saja kamu sebagai pemilik lah yang harus memberikan kasih sayang tersebut. Kasih sayang yang diberikan bisa seperti sentuhan yang lembut.

Tujuannya untuk membuatnya nyaman serta mengenalmu lebih akrab lagi. Jika ia sudah merasa nyaman dan akrab denganmu, maka ia akan lebih bahagia yang berdampak pada kesehatan yang tetap terjaga.

Kucing Persia juga butuh waktu bermain. Jika ia mengajakmu bermain, luangkan waktu sebentar untuk sekedar menemani atau bermain dengannya.

Jika kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan atau aktifitas lainnya, cara lain adalah dengan memberikannya mainan agar ia bisa bermain-main sendiri dan tak kesepian.

Ada banyak mainan yang bisa diberikan seperti bandul maupun mainan kucing lain. Alternatif lain adalah dengan membeli anak kucing lagi yang seumuran agar ia punya teman bermain.

Yang pasti, mereka butuh kasih sayang yang lebih seperti halnya anak kecil. Jadi, jangan sampai kamu mengabaikannya yang bisa berakibat ia tidak betah.

Itulah beberapa tips dan panduan yang bisa kami berikan dalam merawat kucing Persia. Kelihatannya memang cukup sulit.

Tapi jika kamu merawatnya dengan penuh rasa cinta, maka akan terasa lebih ringan dan bahkan menyenangkan. Memang, anak kucing Persia butuh perawatan lebih dibanding anak kucing lain pada umumnya.

Perawatan anak kucing paling krusial adalah di usia di bawah 3 bulan. Jika berhasil melewati fase itu, anak kucing kesayanganmu akan tumbuh besar dengan cepat dan tentu saja kamu akan bangga & bahagia.

Setelah umur 3 bulan, perawatan masih harus tetap berlanjut tapi tidak serumit sebelumnya. Mudah-mudahan bermanfaat khususnya bagi kalian yang tertarik memelihara kucing Persia.

Anak kucing Persia membutuhkan perawatan khusus yang tidak mudah. Itulah kenapa kamu harus memperhatikan beberapa tips panduan ini.

Rina Seorang pecinta kucing di indonesia