Fakta Kucing Jepang Layak Kamu Miliki

Berbicara masalah fakta kucing Jepang tidak bisa lepas dari ingatan sosok Doraemon, film animasi yang selalu di gemari oleh anak-anak. Kucing mulai di gemari di Jepang kabarnya menurut sebuah penelitian dimulai sejak seribu tahun yang lalu.

Awalnya kucing hanya dimiliki oleh kelompok bangsawan, namun seratus tahun kemudian baru rakyat biasa memiliki kucing di rumahnya.

Lihat juga Nama Kucing Betina dan Jantan

Dikabarkan bahwa kucing yang berkembang biak di Jepang berasal dari India tapi ada juga yang mengatakan berasal dari Tiongkok. Dari inilah kemudian masyarakat Jepang mulai memiliki banyak simbol-simbol yang berhubungan dengan kucing.

Fakta Unik Kucing Di Jepang

Fakta Unik Kucing Di Jepang

Dilansir beberapa fakta unik kucing Jepang yang perlu kamu ketahui sehingga membuatmu sangat ingin memiliki kucing yang berasal dari Jepang. Kucing-kucing Jepang berbeda dengan negara-negara lainnya dari berbagai sisi.

  1. Kuil yang memuja kucing sebagai Dewa

Kuil yang memuja kucing sebagai Dewa

Sebagai wujud kecintaan terhadap kucing bahkan di sebuah daerah di Jepang membangun sebuah kuil yang memuja Kucing. Kucing Dewa kucing dianggap sebagai Dewa yang mendatangkan kemakmuran bagi nelayan.

Mereka mempercayai berdo’a di kuil kucing sebelum melaut atau pergi menangkap ikan di laut akan mendatangkan berkah untuk mereka.

Mereka percaya setelah berdo’a di kuil kucing hasil tangkapan ikan mereka akan melimpah dan mendatangkan keselamatan mereka dari bahaya badai.

Dalam kepercayaan orang Jepang, simbol kucing dipercayai mendatangkan keselamatan dan keberuntungan

  1. Kucing tertua dari Jepang

Kucing tertua dari Jepang

Sebuah fakta yang sangat menggemparkan yaitu kucing tertua yang terdapat di Jepang dengan nama Tomoko. Tomoko kucing asal Aomori, Shimokita-Gun ini mati saat berumur 36 tahun 1971. Tomoko di lansir sebagai kucing yang tertua karena kucing biasanya rentan hidupnya tidak sampai 30 tahun.

Namun Tomoko hidup sampai 36 tahun yang menyebabkan Tomoko menjadi kucing tertua di dunia. Tidak heran jika kucing Tomoko atau kucing tertua terdapat di Jepang. Mengingat harapan hidup manusia saja di Jepang dikenal sangat baik.

Wilayah yang menyejukkan dan juga menenangkan sehingga dikatakan harapan hidup orang cukup panjang di Jepang. Di desa-desa tertentu bahkan rata-rata lansia yang mereka miliki sampai berumur 80-100 tahun.

Lihat juga Mengapa Kucing Tidak Mau Makan

Begitu juga dengan kucing di Jepang, karena orang Jepang sangat menyukai kucing dan memelihara serta merawat kucing maka kucing-kucing di Jepang punya harapan hidup yang tinggi.

Orang Jepang yang terkenal ramah juga menjadikan harapan hidup orang Jepang juga hewan-hewan yang di peliharaannya memiliki harapan hidup yang panjang.

Fakta lain yang juga sangat unik mengenai kucing Jepang adalah waktu tidur kucing Jepang lebih dari 20 jam perhari. Rentan waktu yang fantastis mengalahkan rentan waktu tidur anjing maupun kuda yang hanya sampai 10-14 jam perhari.

Didukung dengan situasi lingkungan yang tidak mengganggu tidur mereka seperti di Jepang, kucing dapat tidur dengan cukup sampai 20 jam perhari. Oleh karena masyarakat Jepang sangat menyukai kucing maka segala aktivitas kucing menjadi hal yang harus dijaga menurut orang Jepang.

Tidak heran kemudian, tidur yang cukup membuat fakta bahwa kucing di Jepang bisa berumur panjang. Karena mitosnya tidur panjang menjadikan mereka juga memiliki umur yang panjang.

Selain bisa berumur panjang, kucing di Jepang dengan rentan waktu tidur yang lama juga menjadikan kucing tersebut bergerak lebih cepat dibandingkan manusia. Kecepatan itu konon kabarnya didapatkan dari tidur yang cukup.

  1. Mitos kucing di Jepang

Mitos kucing di Jepang

Mitos kucing mendatangkan kebaikan dan menjauhkan dari sial sudah bukan rahasia lagi bagi orang di Jepang. Konon kabarnya Kaisar-Kaisar sangat suka memelihara kucing karena Dewa Matahari juga senang memelihara kucing.

Kabarnya kucing Dewa Matahari sering berjalan-jalan ke dunia untuk melihat keadaan manusia. Ketika mendapati seorang yang sangat miskin, lalu kucing ini melapor kepada Dewa Matahari supaya mendapatkan berkat rejeki.

Oleh karena itulah, seberapapun bencimu terhadap kucing jangan pernah membunuh kucing di Jepang. Orang-orang Jepang akan langsung mengecam dan mengutuk saat seseorang dengan sengaja membunuh kucing.

Lihat juga Obat Kutu Kucing terbaik

Fakta kucing mai di Jepang diperlakukan seperti mayat manusia, dimandikan lalu di kuburkan di tempat penguburan khusus hewan. Sampai saat ini, mereka masih mempercayai hal itu dan memperlakukan jenazah kucingnya dengan sangat baik.

Selain itu mereka mempercayai bahwa arwah kucing yang diperlakukan dengan baik akan melapor kepada dewa untuk memberikan berkah kepada pemilik yang memperlakukan kucingnya dengan baik.

Oleh karena sangat mempercayai mitos-mitos tentang kucing, banyak juga para pengusaha-pengusaha memasang simbol-simbol atau alat-alat beribadah yang berkaitan dengan kucing.

Bahkan mereka memasang dupa-dupa di kuburan kucing mereka untuk menenangkan dan mendoakan supaya kucing mereka yang mati diterima di kerajaan dewa.

Begetulah fakta kucing Jepang yang unik dan tidak didapati di wilayah atau negara-negara lain. Fakta-fakta ini sangat unik dan penting untuk diketahui, karena selain kepercayaan perawatan terhadap kucing di Jepang sangat baik.

Oleh karena itu, jika ingin memelihara kucing sangat baik jika mencoba untuk mencari kucing-kucing peranakan dari Jepang. Di samping perawatan terhadap kucing yang baik, pemeliharaan, perlakuan dan penjagaannya membuat kualitas kucing Jepang menjadi kualitas terbaik.

Kualitas terbaik ditandai dengan kesehatan kucing Jepang yang cukup baik dan jangka waktu hidupnya yang panjang. Berbeda dengan Amerika atau negara-negara yang memperlakukan kucing sebagai brand atau lisfestyle, di Jepang kucing tidak terlalu mahal. Cukup terjangkau dan ekonomis yang biasa dibandrol dari Rp.500.000-5.000.000 an.

Fakta kucing jepang sangat banyak sekali unik dan lucu, dimana kucing di Jepang lebih identik dengan kepercayaan dan keyakinan. Berbeda dengan negara-negara lain yang menjadikan kucing sebagai lifestyle.

Leave a Comment