Written by 3:58 pm Artikel Kucing

Panduan Lengkap Memelihara Kucing Parsi

Panduan Lengkap Memelihara Kucing Parsi

Memelihara kucing sebenarnya tidak terlalu sulit terutama bagi para pecinta kucing mania. Memelihara kucing dengan menyediakan tempat tidur/rumah tempat makanan dan makanan serta menjaganya adalah perlakuan lumrah bagi setiap kucing peliharaan.

Perlakuan-perlakuan khusus berdasarkan jenis-jenis kucing tertentu juga penting untuk diketahui. Terutama jika anda memelihara kucing Parsi/Parsian membutuhkan perlakuan khusus dibandingkan dengan jenis-jenis kucing peliharaan lainnya.

Kucing Parsi/Parsian adalah jenis kucing yang berasal dari negara Iran. Jenis kucing ini memiliki bentuk wajah yang bulat dengan bulu yang sangat tebal.

Bulunya tidak sepanjang bulu kucing jenis Angora, namun bulunya yang tebal membuat kucing ini terasa hangat. Bobot kucing ini biasanya sekitar 3-5 Kg, panjangnya bisa berdiameter 5-8 Cm.

Kelebihan dan kekurangan Kucing Parsi / Parsian

Panduan Lengkap Memelihara Kucing Parsi

kelebihan memelihara kucing Parsi dibandingkan dengan kucing jenis lainnya yaitu :

  1. Kucing Parsi adalah kucing yang penurut

Kucing ini terkenal penurut dan karena kecerdasannya juga kucing ini lebih cepat dapat dilatih. Itulah yang membuat banyak orang menyukai kucing ini menjadi peliharaannya.

  1. Bulu kucing yang sangat tebal

Kucing jenis Parsi ini adalah kucing dengan bulu yang lebih lembut dibandingkan dengan kucing yang lainnya. Kucing Parsi memiliki perform bulu seperti agak keriting atau bisa dibilang bergelombang. Tampilan bulu yang seperti ini membuatnya terlihat lebih elegan dibandingkan dengan jenis kucing lainnya

  1. Wajah bulat

Kucing ini sangat lucu dengan wajah yang lebih bulat dibandingkan dengan kucing yang lainnya. Dengan wajah bulat, imut dan menggemaskan inilah kucing Parsi menarik peminat para kucing mania. Dengan wajah bulat itu juga membuat jenis kucing ini lebih menggemaskan dibanding dengan kucing yang wajahnya berbentuk segitiga atau lainnya.

  1. Kucing manja

Ada tipe-tipe kucing yang aktif dan ada juga tipe-tipe kucing yang manja dan menggemaskan. Tipe kucing manja lebih menggemaskan dibandingkan dengan tipe kucing yang sangat aktif dengan mainannya sendiri.

  1. Sikap sosial yang tinggi

Kucing Parsia sangat suka berinteraksi dengan manusia, karena terkadang ada kucing yang bersikap lebih takut terhadap orang lain apalagi jika bertemu dengan orang baru.

Kucing Parsi terkenal dengan keramahannya dan juga cepatnya akrab dengan orang yang bahkan baru ditemui. Itulah sebabnya kucing Parsi jenis kucing yang sering menghilang karena kadang orang tidak sengaja teripnotis dan membawanya pulang kerumahnya.

Selain kelebihan yang dimiliki, kucing Parsi juga ternyata memiliki sedikit kekurangan, diantaranya adalah :

  1. Pemalas

emelihara kucing Parsi anda juga harus mengetahui kebiasaan buruk kucing Parsi. Kucing ini bisa tiduran seharian di atas sofa dengan anteng dan tenang. Kucing ini hanya akan terbangun saat ada yang mengganggu dan tiba jam makannya

  1. Lebih lambat

Mungkin karena tubuhnya yang relatif besar dan bobotnya yang cukup berat membuat kucing jenis ini lebih lambat dibandingkan dengan jenis kucing lainnya. Kucing ini memiliki tubuh padat dan lebih gemuk dibandingkan dengan kucing lainnya.

  1. Daya tahan tubuh yang rendah

Dikarenakan kucing ini sangat pemalas dan lambat maka metabolisme tubuh serta daya tahan tubuh sangat kurang dibandingkan dengan kucing yang lebih aktif.

Kucing Parsi adalah jenis kucing yang sangat mudah terjangkit penyakit. Maka jika anda ingin memelihara jenis kucing ini anda harus punya dokter hewan langganan untuk memastikan kucing anda tetap sehat.

Perbedaan Cara Merawat Kucing Parsia Dengan Kucing Lainnya

Cara merawat kucing Parsi atau jenis kucing lainnya pada dasarnya sama saja. Namun jika dilihat dari kebiasaan dan genetiknya anda juga harus jeli untuk membedakan perawatan Kucing Parsia anda.

Kebutuhan kucing pada dasarnya hampir sama dan mirip-mirip kucing yang satu dengan yang lainnya. Misalnya, membutuhkan tempat tinggal yang nyaman, keterpenuhan kebutuhan makanan dan perawatan kesehatan.

Kita akan mulai dari tempat tinggal, dibandingkan dengan kucing yang lain jenis Pari dikarenakan lebih suka tidur di tempat yang ramai maka dia tidak membutuhkan rumah yang terlalu luas.

Jadi kucing jenis Parsi lebih nyaman tidur di sofa rumah karena rasa manja dan kasih sayangnya yang cendering lebih tinggi. Namun kucing jenis ini tidak baik lama-lama berada diluar rumah karena daya tahan tubuhnya yang jauh lebih rendah.

Kucing jenis ini rawan terkena virus atau terjangkit dengan penyakit-penyakit tertentu. Perawatan kesehatan juga memerlukan intensitas yang tinggi untuk jenis kucing Parsi.

Karena daya tahan tubuhnya yang sangat rendah dan untuk mengantisipasi terkena virus atau terjangkit penyakit maka sebaiknya lakukan pemeriksaan berkala. Sekali sebulan atau bisa juga 2x sebulan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi kucing Parsi anda.

Jika anda memelihara kucing Parsi betina maka anda juga harus berhati-hati dengan kemungkinan kucing anda bergaul dengan kucing liar. Anda harus memperhatikan gerak-gerik dan tingkah laku kucing peliharaan anda.

Namun kucing yang sudah melahirkan performanya akan lebih menurun, namun jika anda ingin terus memiliki kucing jenis yang sama secara terus menerus maka anda bisa memelihara jenis kucing Persi ini berlawanan jenis.

Misalkan anda memelihara jantan dan betina supaya ketika mereka melahirkan keturunan anda akan mendapatkan keturunan yang sama.

Mengenali kebiasaan dan sifat-sifat kucing saat hendak memelihara kucing Parsi/Parsian sangat penting. Meskipun pemeliharaan kucing jenis apapun kebanyakan hampir sama namun banyak hal juga yang membedakannya dengan sangat signifikan.

Selain mempelajarinya dengan pengamatan, anda juga sebaiknya mempelajari kucing peliharaan anda melalui artikel-artikel terkait.

Memelihara kucing Parsi / Parsian membutuhkan perlakuan khusus karena kucing Parsi yang rentan terhadap virus dan juga rentan terjangkit penyakit dikarenakan daya tahan tubuh terhadap penyakit lebih rendah.

Last modified: March 9, 2020