Kucing merupakan salah satu hewan piaraan yang banyak sekali dipilih oleh para pecinta binatang. Bentuknya yang lucu serta tingkahnya yang konyol menjadikan kucing karena menjadi salah satu pilihan hewan piaraan. Kucing memiliki suara yang sangat unik, sehingga kadang suara kucing tersebut membuat kita selalu kangen dan ingin selalu dekat dengan si hewan piaraan kesayangan.

Mendengar jenis suara kucing gemesin tentu akan selalu membuat kita ingin dekat dengan hewan piaraan. Apakah kamu merupakan salah satu pecinta kucing? Jika iya, berapa jenis suara kucing ini tentu akan membuat kamu semakin sayang dengan hewan piaraan kesayangan kamu.

Lihat juga: Makanan Kucing Whiskas.

Jenis suara kucing dan artinya

Semua kucing tentu akan mengeluarkan suara, baik dengan mengeong serta mendengkur bahkan mengeram dan mendesis. Akan tetapi, terdapat beberapa jenis suara kucing yang lebih vokal. Anak kucing jika dibandingkan dengan kucing yang sudah dewasa. Selain itu kucing domestik pengelompokan jika dibandingkan dengan kucing liar.

Kali ini kami akan membahas tentang berbagai macam suara kucing sehingga kamu semua bisa lebih memahami bahasa kucing dan tak salah dalam menggantikannya. Beberapa jenis kucing akan memiliki suara yang cenderung lebih vokal, misalnya kucing siamese dan Burmese kedua kucing tersebut memiliki suara yang lebih vokal dibandingkan kucing pendiam misalnya kucing persia.

1. Suara kucing meong

Anak kucing memiliki kebiasaan untuk mengeong kepada induknya, akan tetapi setelah dewasa kucing tersebut akan berhenti menggunakan suara itu berkomunikasi dengan kucing lainnya. Seringkali kucing domestik dewasa akan mengeong ketika ada manusia di dekatnya. Hal ini adalah salah salah tingkah laku yang sampai saat ini masih di bawah kucing dewasa untuk memberikan tanda atau sinyal. Pecinta kucing mungkin akan mengetahui bahwa tidak semua tanda meong kucing memiliki arti yang berbeda-beda.

2. Mendengkur

Jenis suara yang kedua yaitu jenis suara mendengkur. Jenis suara ini sering diartikan jika kucing akan mengeluarkan suara ketika sedang bahagia. Akan tetapi dengkuran kucing juga bisa karena alasan lain. Mendengkur bisa menjadi salah satu sinyal jika kucing sedang merasa takut atau sedang terancam.

Jika kucing anda kerap mendengkur, coba anda perhatikan apakah baik saja atau sedang mengalami bahaya atau ancaman.

3. Menggeram

Jenis suara kucing yang ketiga ini yaitu jenis suara kucing yang sedang mengeram. Yang dinamakan dengan suara mengeram yaitu sebagai peringatan untuk manusia atau hewan bahkan kucing lainnya. Menggeram juga diartikan jika kucing sedang marah karena ada manusia atau hewan lain yang melanggar daerahnya. Selain itu kedalaman kucing juga bisa memberikan tanda bahwa dia sedang ketakutan.

4. Mendesis

Kucing juga akan mendesis ketika ada sebuah hal yang membuatnya terkejut. Sebuah desisan bisa menjadi keras atau lembut tergantung situasi yang dialami oleh kucing. Hal ini adalah respon Saat kucing sedang takut yang dapat diarahkan pada manusia hewan ataupun udah sama kucing sendiri. Ketika hati mendengar kucing mendesis sebaiknya menjauh dan memberi kucing sedikit ruang. Hal ini bertujuan agar kucing, bisa situasi yang sedang dihadapinya. Akan tetapi sebagai pecinta kucing, jangan sampai kamu hilang kendali sehingga tidak memperhatikan kucing kamu.

Itulah beberapa jenis suara kucing yang perlu kita ketahui. Jika kita melihat kucing kita bisa mengartikan perbedaan suara meong kucing hanya dengan memperhatikannya. Selain itu kita bisa melihat bagaimana dari kucing terhadap stimulus fisik yang berkaitan dengannya kita hanya sampai disitu kita juga bisa melihat bahasa tubuh kucing terutama telinga serta ekor kucing. Agar bisa menentukan emosi atau perasaan yang sedang berusaha disampaikan oleh kucing kepada kita Selamat belajar bahasa kucing semoga bermanfaat untuk para cat lovers.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here